Tersangka, Anggota DPRD Takalar Terancam 2 Tahun Penjara

  • Whatsapp
Ketua PDIP Takalar, Andi Noor Zaelan

TAKALAR, SULSEL – Kasus perkelahian antar anggota DPRD Takalar Senin (3/5/2021) berbuntut panjang. Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Takalar Andi Noer Zaelang jadi tersangka atas penganiayaan dua rekannya sesama anggota DPRD.

Seperti diberitakan sebelumnya, terjadi perkelahian Anggota DPRD Takalar di ruang Badan Musyawarah (Banmus) dalam pembahasan LKPj. Di tengah rapat, terjadi perkelahian.

Bacaan Lainnya

Andi Noer yang juga Ketua DPC PDIP Takalar menggunakan double stick yang disimpan di pingganggnya dengan memukul dua rekannya Johan Nojeng dan Bakri Sewang hingga mengalami luka serius dan mendapat perawatan di RSU Takalar.

Kedua belah pihak Johan – Bakri dan Andi kemudian saling lapor ke kepolisian terkait penganiayaan.

Dari perkembangan pemeriksaan polisi, Andi Noer ditetapkan sebagai tersangka.

BACA JUGA: Anggota DPRD di Sulsel Hantam Dua Rekannya dengan Double Stick

“Iya benar sudah ditetapkan tersangka setelah gelar perkara semalam,” kata Kasubag Humas Polres Takalar, AKP Zein Arman kepada wartawan, Selasa (4/5/2021) dikutip sulselsatu.

Zein menjelaskan, pihaknya mengamankan Andi Ellang sapaan Andi Noer Zaelang pada Senin malam kemarin.

“Terlapor telah diamankan di Polres Takalar tadi semalam. Andi Ellang tidak pulang diamankan dulu. Korban ada dua orang yang pelapor yakni Johan Nojeng dan Bakri Sewang,” jelasnya.

BACA JUGA: Geram, Walikota Ancam Tutup Mall di Makassar

Penetapan tersangka dan penahanan Andi Ellang, lanjut Zein, dilakukan setelah hasil pemeriksaan beberapa saksi-saksi.

“Saksi yang telah diperiksa ada 5 orang mereka staf yang berada di rapat kemarin. Barang bukti belum ada. Karena masih dalam pencarian,” ungkapnya.

Andi Ellang pun disangkakan dengan UU penganiayaan pasal 351 dengan ancaman 2 tahun penjara. (red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *