Profile Anregutta KH Sanusi Baco, Ulama Kharismatik Sulsel

  • Whatsapp
Anregurutta KH Sanusi Baco

MAKASSAR, SULSEL – Inna lillahi wa inna ilaihi rajiu’n kabar duka datang dari Sulawesi Selatan (Sulsel). Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel Anregurutta Haji (AGH) Sanusi Baco meninggal dunia.

Rais Syuriyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sulsel itu dikabarkan meninggal dunia pada salah satu RS di Makassar. Almarhum mengembuskan nafas terakhirnya pada Sabtu (15/5) malam.

Kabar meninggal ulama karismatik itu beredar luas dalam pesan berantai. Sejumlah sumber yang berhasil dikonfirmasi terkait informasi itu membenarkan kabar duka demikian.

“Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un… AGH Sanusi Baco telah berpulang. Informasi ini fiks,” kata staf Syuriyah PBNU KH Mahbub Maafi dikutip NU online.

Kiai Mahbub Maafi menambahkan, AGH Sanusi Baco merupakan Rais Syuriyah PBNU periode 2010-2015. AGH Sanusi Baco adalah salah satu dari sembilan anggota Ahlul Halli wal Aqdi pada Muktamar Ke-33 NU di Jombang pada tahun 2015.

Dikutip dari laman Laduni NU, dia lantas mondok di Pesantren Darud Da’wah wal Irsyad (DDI) Mangkoso, Barru, selama 8 tahun.

Sanusi Baco menyelesaikan pendidikan sarjana muda di Universitas Muslim Indonesia. Aktivis PMII ini lantas mendapat beasiswa dari Departemen Agama (kini Kementerian Agama) untuk kuliah di Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir.

Setelah kembali ke Makassar, aktivitasnya antara lain mengajar di UMI, Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah Al-Gazali (UIM) dan mendirikan Sekolah Tinggi Al-Gazali Cabang STAI Al Gazali di Makassar. Dia juga dikenal sebagai Dosen Tetap di Fakultas Syariah IAIN Alauddin Makassar.

Ulama senior ini juga dikenal sebagai pengasuh dan tokoh Pesantren Nahdlatul Ulum di Kabupaten Maros. Karena keilmuannya itu dia dijuluki Anregurutta atau AG. AG merupakan istilah gelar bagi ulama Sulsel. Istilah ini tidak dipakai secara umum kepada seseorang yang dianggap sebagai ulama tetapi hanya dipakai kepada ulama/ustaz dalam lingkup pesantren.

AG Sanusi Baco dikenal juga sebagai sahabat dekat Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *