Petani Sidrap Mampu Hasilkan Panen 9 Ton Gabah Per Hektere

  • Whatsapp
panen raya Program Agro Solution di Desa Timoreng Panua Kecamatan Panca Rijang

SIDRAP, SULAWESION.COM – Petani padi di Sidenreng Rappang (Sidrap) mampu memanen 9 ton gabah per hektar setiap panen. Hal ini terungkap dalam panen raya  Program Agro Solution di Desa Timoreng Panua Kecamatan Panca Rijang, Senin (5/4/2021).

Mustakim selaku Distributor Pupuk Kaltim Sidrap menjelaskan, Agro Solution merupakan salah satu komitmen Pupuk Kaltim bersama Pupuk Indonesia dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Bacaan Lainnya

“Kami berupaya agar program ini berjalan secara maksimal dan terus diperluas, agar kedaulatan pangan mampu kita wujudkan bersama,” lontarnya.

Ia lalu mengungkap, hasil panen kali ini meningkat sekitar 3 ton. “Yang dulu dalam 1 hektar cuma bisa panen 6 ton kali ini ada peningkatan sampai 9 ton per hektar,” bebernya.

Direktur pemasaran Pupuk Kaltim Gusrisal dalam sambutannya menguraikan, Agro Solution sebagai solusi pertanian masa kini, untuk mendorong produktivitas hasil pertanian dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Sekaligus, lanjutnya, mewujudkan kesejahteraan dan kemandirian petani, di mana fokus Agro Solution adalah untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.

BACA JUGA: 91 PNS Difungsionalkan, Walikota Makassar: Bukan Penampung Orang Pensiun

BACA JUGA: Cara Membuat Pupuk Organik dari Kotoran Ayam Petelur

BACA JUGA: Isi Surat Bomber Makassar: Minta Ibunya Hindari Riba

“Kami yakin jika konsep Agro Solution terlaksana secara berkesinambungan, maka hasil pertanian masyarakat dan daerah pun mampu lebih maksimal,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Sidrap, H Dollah Mando menyambut baik adanya program baru, untuk meningkatkan kualitas maupun kuantitas pertanian di Kabupaten Sidrap ini.

“Kita tahu Kabupaten Sidrap merupakan salah satu lumbung pangan nasional, sehingga program peningkatan produksi dibutuhkan,” kata Dollah.

Ia juga berharap agar program tersebut dapat menjadi salah satu solusi dari kendala yang dihadapi petani di lapangan.

“Selain meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi, program ini juga diharapkan membantu petani dalam hal ketersediaan pupuk,” kata Dollah.

Tampak menghadiri panen raya itu, Camat Panca Rijang, Kapolsek Panca Rijang, pimpinan cabang Bank BRI, Bank Sulselbar, Bank Mandiri, BNI, serta anggota gapoktan dan kelompok tani setempat. (red

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *