Jamaah Tarawih di Makassar Dipisah Antara Telah Divaksin dan Belum

  • Whatsapp
penerapan salat berjamaah dengan prokol kesehatan | ilustrasi

MAKASSAR, SULAWESION – Pemkot Makassar, Sulsel mengambil kebijakan membagi dua jamaah tarawih pada Ramadhan 1442 H. Jamaah yang telah divaksin dan belum divaksin akan dibedakan ruangan salatnya.

Walikota Makassar Moh Ramadan Danny Pomanto mengatkaan  pemerintah kota Makassar membuka masjid untuk melaksanakan shalat Tarawih berjamaah tapi dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Bacaan Lainnya

Makassar menindaklanjuti kebijakan pemerintah pusat membuat masjid untuk melaksanakan shalat tarawih dengan protokol kesehatan ketat.

“Khusus untuk Kota Makassar, kami membagi dua ruang melaksanakan shalat tarawih, ruang dalam kita sarankan diisi oleh orang-orang yang sudah vaksin dan penyintas, sedangkan ruang terbuka diluar atau ruang yang sirkulasi udaranya lancar diperuntukkan   bagi mereka yang belum divaksin,”ungkapnya.

BACA JUGA: Petani Gowa Siap-siap, Ada Program Khusus dari Bupati Adnan

BACA JUGA: Menag Terbitkan Edaran Panduan Ibadah Ramadan dan Idulfitri

BACA JUGA: KPK Selidiki Asal Usul Harga Kepala Bapeda Makassar Rp56,4 Miliar

Menurut Danny Hal ini dilakukan untuk menjaga orang tua yang beribadah shalat tarawih agar  tidak terpapar Covid 19.

Kami sudah sosialisasikan protokol kesehatan ini, kami juga sudah meminta pendapat para alim ulama, dan dari sosialisasi kita yang berjalan selama dua minggu ini,rata rata mereka menyerahkan kebijakan ini ke pemerintah Kota,” jelas Danny.

Danny berharap dengan adanya kebijakan ini warga masyarakat yang beribadah di masjid, dapat terjamin keamanannya menerapkan protokol kesehatan dengan pembagian dua ruang tersebut. (red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *