Usia Divaksin, Guru di Sulsel Merasa Lumpuh

  • Whatsapp

JENEPONTO, SULSEL – Efek vaksin covid-19 kembali terjadi di Sulawesi Selatan (Sulsel). Kali ini tepatnya di Kabupaten Jeneponto yang dialami seorang guru honorer, Irawati yang merasa lumpuh usai divaksin.

“Setelah divaksin semenjak 15 hari lalu di Puskesmas Bonto Matene, saya mengalami pusing, mual-mual dan seluruh badan saya sakit,” kata Irawati, Kamis (24/6).

Bacaan Lainnya

“Kondisi saya semakin menurun hingga merasa lumpuh,” imbuhnya.

Ia menjelaskan kronologinya. Irawati mengaku disuntik vaksin pada 14 Juni lalu.

Sebelum penyuntikan atau saat skrining kesehatan, dia mengaku sudah menjelaskan kepada petugas kesehatan bahwa kondisinya sedang tidak sehat. Namun pihak puskesmas melanjutkan vaksinasi.

“Saya sudah sampaikan kepada petugas nakes, kalau saya sedang sakit. Bahkan, sudah dioperasi. Tapi, pihak puskesmas tetap melanjutkan vaksinasinya,” ungkapnya.

Setelah mendapatkan vaksinasi itu Irawati kini masih terbaring lemas dan kondisi kesehatannya semakin menurun.

Pihak puskesmas, kata Irawati, telah menjenguknya dan mengajak untuk berobat ke rumah sakit. Namun, Irawati menolak karena terbentur biaya pengobatan. Ia kini berharap pemerintah setempat membantunya meringankan biaya perawatan.

“Saya berharap kepada pemerintah. Khususnya pihak Dinas Kesehatan agar segera dibantu untuk biaya berobat,” imbuhnya.

Sementara, Dinas Kesehatan Jeneponto merespons informasi kondisi guru honorer, Irawati yang menurun setelah divaksin.

Kepala Dinas Kesehatan Jeneponto, Susanti mengakui, Irawati mengalami gangguan kesehatan setelah diberikan suntikan vaksin pada tanggal 14 Juni lalu.

“Ibu Irawati itu divaksin pada 14 Juni. Tapi, kami sudah lakukan observasi dan prosedur screening dan juga melakukan semua prosedur yang ada,” kata Kepala Dinas Kesehatan Jeneponto.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *