Percepatan Kuliah Tatap Muka, UIN Alauddin Gelar Vaksinasi Covid-19

  • Whatsapp

MAKASSAR, SULAWESION.COM – UIN Alauddin Makassar bekerjasama dengan Darma Wanita Kemenpora RI, Polda Sulawesi Selatan, Koopsau II, PW Majelis Alumni IPNU,  Majelis Alumni IPPNU Sulsel, Nurani Institute Indonesia kembali mengadakan vaksinasi.

Kali ini menyiapkan sekitar 2000 vaksin jenis Astrazeneca dan Sinovac masing-masing dosis pertama dan kedua. Vaksinasi tersebut menyasar Mahasiswa, Dosen, Pegawai, Masyarakat sekitar kampus.

Bacaan Lainnya

Vaksinasi Covid-19 itu dipusatkan di Gedung Auditorium Kampus II UIN Alauddin, Kelurahan Romang Polong Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa, Senin (4/10).

Rektor UIN Alauddin Makassar Prof Hamdan Juhannis dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam mensukseskan vaksinasi ini.

“Mewakili keluarga besar UIN Alauddin menyampaikan ucapan terima kasih atas seluruh kerjasamanya, tentu vaksinasi ini dalam rangka mewujudkan imunitas tubuh di masyarakat terutama dalam lingkup kampus,” ujarnya.

Selain itu, lanjut mantan Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Pengembangan Lembaga ini membeberkan, dalam waktu dekat UIN Alauddin Makassar akan segera melakukan kuliah tatap muka.

“Terlebih dahulu Insya Allah pada 1 November mendatang, sesuai arahan Kementerian Agama RI, kami segera menguji coba perkuliahan tatap muka,” bebernya.

Dia berharap melalui vaksinasi massal yang dilakukan dengan sejumlah stakeholder tersebut kekebalan imunitas kelompok meningkat sehingga kuliah tatap muka bisa berjalan lancar.

“Mudah mudahan melalui vaksinasi massal ini bisa membantu melakukan kuliah tatap muka,” harap Guru Besar Sosiologi Pendidikan itu.

Sementara itu, Sekretaris Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora RI Dr Amar Ahmad dalam sambutannya sekaligus diawali dengan menyampaikan salam dari Bapak Menpora dan ibu Penasehat Dharma Wanita Kemenpora Hj Zainudin Amali. Amar mengatakan, vaksinasi ini merupakan perhatian pemerintah untuk meningkatkan heard imunitas kelompok.

“Ini tidak lain perhatian pemerintah untuk percepatan vaksin dalam rangka mewujudkan imunitas kelompok meningkat. Kalau masyarakat sehat tentu Indonesia kuat. Ini wujud bersinergi insan kampus, Dharma Wanita Kemenpora, TNI dan Polri serta masyarakat” paparnya.

Dia menambahkan, melalui kolaborasi Pemerintah, TNI dan Polri dalam percepatan vaksinasi tentunya membuat Indonesia tumbuh dan bangkit kembali dari Covid-19.

“Ini sebuah kolaborasi bersama Pemerintah, TNI dan Polri paling baik membuat Indonesia tumbuh dan bangkit kembali dari Covid-19,” jelasnya.

Amar menyebutkan, vaksinasi di UIN merepukan  titik ketiga. Sebelumnya, pelaksanaan Vaksin digelar di Pondok Pesantren An-Nahdlah dan titik kedua di Pesantren Ulul Albab unty segmen santri dan organisasi kepemudaan.  Sementara di UIN dipersembahkan bagi dosen, mahasiswa, organisasi kemahasiswaan serta masyarakat umum disekitar kampus.

Kegiatan yang bertajuk vaksinasi untuk negeri ini dibuka langsung oleh Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Sulawesi Selatan Brigjen Pol Chuzaini Patoppoi.

Dalam kesempatan itu, Brigjen Pol Chuzaini Patoppoi mengungkapkan target vaksinasi di Sulawesi Selatan sekitar 7 juta jiwa orang. Namun, sampai saat ini yang terlaksana 2 juta jiwa, sehingga kata dia saat ini pihaknya gencar melakukan vaksinasi. (SPD)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *