Pembongkaran Median Jalan, Andi Utta: Saya yang Perintahkan

  • Whatsapp

BULUKUMBA, SULSEL.SULAWESION.COM – Pembongkaran pembatas jalan atau median di poros Sam Ratulangi, Kecamatan Ujungbulu, Kabupaten Bulukumba, Provinsi Sulawesi Selatan menuai protes dari legislator.

Terkait hal itu, Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf atau Andi Utta turut memberikan tanggapan.

Bacaan Lainnya

Andi Utta menegaskan pembongkaran pembatas jalan atau median jalan tersebut bertujuan untuk mengurai kemacetan di poros jalan menuju Pasar Sentral Bulukumba. Andi Utta mengaku memikirkan kepentingan publik, termasuk berupaya mengurangi kemacetan.

“Ini SPBU sudah ada, jadi yang kita pikirkan sekarang bagaimana tidak macet di sana. Mobil tangki yang besar tentu butuh area luas agar bisa mudah keluar masuk SPBU. Apa salahnya dibuka pembatasnya,” katanya dikutip dari Mediumindonesia.com.

BACA JUGA: Viral Bupati di Papua ini Bawa Tumpukan Uang Dana Desa

BACA JUGA: Account Officer Bank Sulselbar Cabang Bulukumba Jadi Tersangka Pencucian Uang

BACA JUGA: Kabag ULP Bulukumba Mangkir Dari Panggilan KPK

Memang kata Dia, dirinya mememerintahkan Dishub mengkaji putar balik di Jalan Sam Ratulangi. “Hanya karena kebetulan di sana butuh bukaan tidak ada salahnya di sana dibuka, di tempat lain ditutup,” tegasnya.

Langkah OPD yang melakukan pembongkaran menurut Andi Utta demi mengurai kemacetan.  “Apapun yang sudah dilakukan OPD saya, saya bertanggung jawab. Kalau sudah dilakukan seperti itu dan sudah terjadi saya bertanggung jawab,” tegas Bupati Bulukumba.

Selain pengaturan putar-balik, pihaknya juga telah memberlakukan waktu bongkar muat di sepanjang jalan Sam Ratulangi. Bongkar muat hanya bisa pada pukul 17.00 hingga pukul 08.00 pagi.

“Saat ini kita kaji dengan pembatasan bongkar muat sepuluh roda pada waktu macet. Jika masih tetap macet, jalan poros dari Makassar ke sentral kita pikirkan satu jalur,” katanya.  (RED)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *