Hari Pertama Penerapan Prokes, 42 Pengendara Di Batas Kota Maros-Makassar Jalani Rapid Antigen

  • Whatsapp

MAROS, SULAWESION.COM – Sebanyak 42 pengendara tanpa masker yang melintas di Perbatasan Jalan Poros Maros-Makassar terjaring dalam razia Protokol Kesehatan dalam rangka penerapan PPKM Level IV Kota Makassar, Kamis (5/8/2021).

Bagi para pengendara yang didapati tidak menggunakan masker, maka mereka langsung diperiksa rapid antigen.

Bacaan Lainnya

Hasilnya tadi dari 42 orang yang diperiksa, satu diantaranya pengendara asal Parangloe, Makassar yang reaktif.

Salah satu petugas kesehatan yang bertugas di Posko, Jumria mengatakan untuk posko penyekatan ini sudah ada sejak beberapa hari lalu, hanya saja penerapan rapid antigen bagi pengendara yang melanggar protokol kesehatan baru dilakukan hari ini.

“Sampai sing ini, sudah ada 42 pengendara yang terjaring tidak mengenakan masker. Mereka langsung kami rapid antigen,” katanya saat ditemui di Posko Batas Kota Maros-Makassar Kamis siang.

Dari 42 yang menjalani pemeriksaan rapid antigen itu, kata dia, satu diantaranya yang reaktif.

“Ada satu orang yang reaktif dari Bira, Parangloe, Makassar,” sebutnya.

Selain diambil datanya, kata dia, pihaknya juga melakukan penyuluhan bagi pengendara yang reaktif.

“Jadi bagi pengendara yang reaktif  kami kembalikan ke wilayah masing-masing. Kami hubungi surveylancenya. Namun tetal harus melakukan swab di Puskesmas terdekat dan isolasi Mandiri,” ungkapnya.

Alat rapid antigen yang disiapkan per hari untuk posko perbatasan Maros-Makassar kata dia, sebanyak 100.

Razia penerapan prokes dan pemeriksaan rapid antigen di Posko Perbatasan Maros-Makassar akan berlangsung sampai 9 Agustus mendatang.

Sementara itu, Padal Regu I Posko PPKM Level IV Batas Kota Makassar, Iptu Marzuki mengatakan dalam razia ini sekitar 24 personel gabungan yang dilibatkan.

“TNI ada 8 personel, Polri 8 personel, Dishub 3, Satpol PP 2 dan 3 orang tenaga kesehatan (Nakes),” katanya.

Posko penyekatan PPKM Level IV ini kata dia, akan berlangsung hingga 9 Agustus mendatang.

“Jadi sasaran utama kita adalah mereka yang tak mengenakan masker atau tidak patuh prokes” jelasnya.

Dia mengatakan posko penyekatan ini telah dibuka sejak 30 Juli hingga 2 Agustus. Selanjutnya PPKM level IV diperpanjang 3 Agustus hingga 9 Agustus mendatang.

Di posko penyekatan PPKM level IV batas kota Makassar ini akan eihaga ketat oleh Satgas Gabungan selama 1×24 jam.

Sedangkan salah seorang pengendara yang terjaring razia, Wahyudi mengaku tak tahu jika ada pemeriksaan masker.

“Ditahan karena tidak pakai masker. Saya kan tiap hari lewat karena menjual ikan hias, tadi ambil di bandara lama. Kebetulan ketinggalan masker saya,” aku pria yang berdomisili di Makassar ini.

Dia pun mengaku baru pertama kali menjalani rapid antigen dan bersyukur karena hasilnya negatif.

Para pengendara yang kedapatan tak memakai masker pun langsung diberi masker oleh petugas posko. (SPD)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *