Pegawai Restoran Mengaku Polisi dan Ajak Anggota Polisi Foto Bersama di Pantai Losari

  • Whatsapp
gara-gara mengaku anggota polisi, akhirnya diperiksa di kantor polisi | Polrestabes Makassar

MAKASSAR, SULSEL – Entah percaya diri kelebihan, seorang warga di Makassar, Sulsel  TT (33) dengan percaya diri mengaku anggota polisi kepada anggota polisi yang sedang patroli. Akibatnya, TT diamankan Tim Thunder Polda Sulsel di anjungan Pantai Losari, Selasa (24/3/2021) sore.

Saat diamankan, TT berpenampilan necis. Potongan rambut cepak dan disemir rapi, berkemeja putih dengan dasi merah serta celana kain hitam. Petugas curiga dengan tingkah laku TT, pun ketika dihampiri ia terlihat gugup.

Bacaan Lainnya

Danru 1 Tim Thunder, Aipda Syamsul Rijal mengatakan, ketika diinterogasi TT tidak mampu menunjukan kartu tanda anggota (KTA) Polri, beberapa kali pernyataannya juga berbelit-belit. Kepada petugas, TT mengaku bekerja sebagai juru masak di salah satu restoran di Makassar.

“Awalnya kami sedang patroli, tiba-tiba yang bersangkutan meminta foto bersama. Setelah itu kami tanya-tanya, pengakuannya anggota (Polri). Sudah kami serahkan (TT) ke Polsek Ujung Pandang untuk dimintai keterangan lanjutan,” ungkap Rijal, Rabu (24/3/2021).

BACA JUGA: Terkait Proyek Strategis, Wagub Sulsel dan 3 Orang Diperiksa KPK

BACA JUGA: Sepekan Usai Vaksin Corona, Warga Sulsel Meninggal

BACA JUGA: Ingin Dapat BLT Rp2,4 Juta dan Bantuan Biaya untuk Mahasiswa? Ini Syaratnya

Kasi Humas Polsek Ujung Pandang Bripka Suwandhi Salam mengatakan, dari pemeriksaan, TT mengaku baru pulang dari acara nikahan di Barombong, Kabupaten Gowa. Ia lantas singgah di Anjungan Pantai Losari, lalu menghampiri beberapa Satpol PP wanita di sana.

“Pas ditanya sama anggota Tim Thunder Polda Sulsel, mengaku sebagai anggota polisi bertugas di Polsek Mariso, ditanya lagi angkatan berapa, jawabannya juga tidak mencerminkan jawaban anggota Polri. Diketahui yang bersangkutan ini sempat kecelakaan,” paparnya.

Dia menyatakan akibat kecelakaan awal Januari 2021 yang dialami TT, membuat kondisinya terganggu. “Sudah kita koordinasi ke Polres Gowa memang yang bersangkutan pernah jadi korban kecelakaan di area kepalanya mungkin terganggu,” ungkap Wandi sapaan akrabnya.

Saat ini kata Wandy, TT masih ditahan sementara dan diperiksa lebih lanjut oleh penyidik di kantor Polsek Ujung Pandang. Polisi juga masih menunggu laporan resmi dari pihak yang merasa dirugikan untuk memproses TT.

“Kalau satu kali 24 jam sampai pukul 18.00 Wita sebentar tidak ada yang merasa dirugikan yang bersangkutan kita berikan pembinaan untuk tidak mengulangi perbuataannya, lalu dipulangkan ke keluarganya, kemudian kita kenakan wajib lapor,” pungkas Wandy. (red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *